Evaluasi Tampilan Menyangkut Accessbility Dan Kenyamanan Berkunjung
Untuk sub bab ini saya berharap semua kritikan dan masukan dari sobat blogger maupun non blogger (visitor biasa). Kritikan tersebut menyangkut bagaimana kecepatan blog ini saat diakses, penambahan-penambahan seperti widget-widget, script, affiliasi, emoticon atau hal-hal lain yang mungkin cukup menganggu kawan-kawan semua.
Pembelajaran SEO Tahap Awal
Saya bukanlah orang yang mengerti SEO, apalagi seorang master. Masih jauh dari harapan dan pemikiran saya untuk menjadi demikian. Pada dasarnya saya bukanlah orang yang sangat mengagungkan SEO, tapi tidak bisa dipungkiri, mempelajari perilaku robot search engine yang bisa dikatakan menSEOkan diri cukup penting untuk mendapatkan traffic yang cukup keren. Blog walking dimata saya adalah cara untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar blogger karena saya sadar perannya dalam menggapai traffic hanyalah sekian persen saja, sisanya adalah posisi kita dimata search engine. Lalu apa yang saya dapat selama 3 bulan pertama ini dimata SEO?
• Untuk menghasilkan SEO yang baik, jadikanlah dahulu diri anda sebagai pencari yang mengerti benar apa yang ingin anda peroleh, sebelum anda memperdalam kemampuan sebagai penyedia informasi yang unggul. Kenapa saya katakan demikian? karena baru tahap itu yang bisa saya lakukan. Untuk apa berlomba menjadi penyedia suatu informasi yang unggul jika kita belum mengetahui dan mendalami benar sifat dan karakteristik seorang pencari. Pendalaman sebagai sorang pencari penting untuk mengetahui apa yang biasanya dilakukan seseorang ketika ingin mendapatkan sesuatu dari search engine. Kita juga bisa tahu apa yang ditampilkan pada search engine yang membuat halaman suatu blog atau website tertera atau berada di muka awal mesin pencari.
• Penulisan keyword suatu postingan didalam alat-alat atau plugin yang dipasang dengan tujuan untuk mempermudah dan mengungguli malah menjadikan hobi ngeblog saya terasa sulit. Yang saya dapati, justru hal itu tidaklah efektif karena bagi saya, tempat terbaik untuk meletakkan keyword adalah pada judul dan konten kita sendiri. Keyword secara otomatis tergenerate oleh robot google dari title dan isi konten yang ada pada artikel kita. Coba anda mencari suatu berita, tentu saja dengan menempatkan diri anda sebagai pencari, adakah keyword yang kita tulis sebagai meta diluar isi title dan konten terpampang pada hasil pencarian? Saya rasa justru tidak ada. Susunan peletakan dan jarak antara keyword satu dengan yang lainnya pada isi kontenpun sepertinya cukup berpengaruh. Seperti kata mas brokencode, untuk apa memaksa google membaca keyword dari meta yang kita tambahkan dan hanya dibatasi dengan beberapa karakter saja jika didalam sebuah title dan konten kita sudah kaya akan keyword?
• Jadikan postingan sebagai ladang interaksi dengan komentator yang komunikatif. Sebelumnya saya minta maaf jika dibeberapa blog teman-teman yang isinya menarik buat saya, kemudian saya bubuhkan sebuah komentar yang panjang dan melelahkan. Karena menurut saya, komentar adalah tambang ketiga dalam memperkaya keyword setelah title dan konten. Kata-kata dalam komentar yang bermanfaat dan berkaitan dengan isi posting akan ikut terindeks oleh search engine (google). Oleh sebab itu, baik pada blog saya sendiri ataupun saat saya mampir ke blog teman-teman, saya usahakan akan ada sebuah interaksi dan lebih komunikatif. Sayang sekali jika isi komentar hanya dimanfaatkan untuk kata pertamaxx, thanks infonya, dll. Sekali lagi saya mohon maaf, jangan ada yang tersindir karena kadang saya juga melakukan hal itu.
Masih banyak hal-hal eksternal lainnya yang sangatlah penting seperti jumlah backlink, pagerank dll yang sampai saat ini masih menjadi mitos, dan diyakini dapat mendongkrak, mengangkat, menaikan (atau apalah namanya) posisi kita di search engine. Tapi jika saya menjadi pencari, saya lebih memilih langsung masuk ke baris setelah posisi paling atas jika yang ditampilkan pada hasil pencarian dirasa lebih relevan untuk menggambarkan jawaban atas apa yang saya cari. Disini kontenlah yang berbicara karena diskripsi yang keluar pada hasil pencarian diambil lansung dari konten dan komentar.
Saya Merubah Tema Blog Saya Untuk Lebih ke Personal
Jika dari awal blog ini bertemakan 90% tentang teknologi dan sisanya bebas. Kali ini saya akan mencoba memberikan 30-40% untuk tema blog yang bebas. Bebas disini maksudnya tentang apa saja hal-hal yang terjadi pada saya ataupun saya peroleh dan pelajari diluar teknologi. Sangat naif jika saya hanya berkata blog ini menceritakan komputer dan internet saja karena saya sendiri bukanlah seseorang yang sangat ahli dibidang itu, saya masih mencari referensi-referensi dari luar. Selain itu, saya sadar bahwasannya masih banyak hal-hal diluar sana yang cukup menarik untuk diceritakan. Berbagai fenomena, kejadian dan pembelajaran baik yang berasal dari saya sendiri atau dunia luar. Karena itulah fungsi awal dari blog, saat blog mulai pertama kali ada.
http://topanz.com/2009/03/evaluasi-blog-dan-hasil-pembelajaran-seo-pertama.html
Minggu, Mei 24, 2009
Evaluasi Blog Dan Hasil Pembelajaran SEO Pertama
Label: Pendidikan evaluasi pembelajaran
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar